PT TNG: Pengelolaan Lahan Parkir Jalan Kisamaun Sudah Sesuai Aturan

 

Direktur PT Tangerang Nusantara Global (TNG) Edi Chandra menambahkan informasi terkait pemberitaan mengenai pengelolaan dan penyewaan lahan parkir di jalan Kisamaun, Kota Tangerang, oleh PT TNG ke Pemerintah Kota Tangerang yang beredar beberapa waktu lalu.

Edi, mengatakan ada beberapa hal yang perlu ditambahkan dari berita yang beredar tersebut, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih mendalam.

“Ada beberapa hal yang perlu ditambahkan sebagai informasi, agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ungkap Edi.

Edi mengatakan, penyewaan lahan tidak hanya berfokus di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, tetapi berdasarkan perjanjian sewa Barang Milik Daerah (BMD) antara PT TNG dengan Pemkot terdapat 23 titik BMD yang disewa oleh PT TNG.

“Perjanjian yang kami buat dengan Pemkot Tangerang tidak hanya untuk pengelolaan jalan Kisamaun saja, namun masih banyak lokasi lainnya, kurang lebih ada sekitar 23 titik,” ujarnya.

Edi mengatakan, sewa Barang Milik Daerah sebagaimana perjanjian sewa tersebut, telah sesuai dengan Peraturan Walikota Tangerang No. 36 Tahun 2017, Tentang tata cara pelaksanaan sewa BMD Juncto. Perda Kota Tangerang No. 2 Tahun 2016, tentang pengelolaan BMD dan telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2014, Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2020, tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Daerah, yang mana pada intinya Barang Milik Negara atau Daerah dapat disewakan kepada pihak lain termasuk kepada PT TNG sebagai Badan usaha Milik Daerah, berdasarkan pasal 29 ayat 1 PP No. 28 tahun 2020.

“Masalah pengelolaan dan perjanjian sewa sudah diatur dan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada yang menyimpang,” tambah Edi.

Tindak Lanjut PT TNG Terhadap Praturan Walikota Nomor 08 Tahun 2022

Pemerintah Kota Tangerang bersama PT Tangerang Nusantara Global (TNG) sebagai badan usaha milik daerah berencana menutup sementara kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang mulai tanggal 02 Februari hingga 06 Februari 2022. Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran wabah Covid-19,  sekaligus menata ulang kawasn kuliner Pasar Lama, kota Tangerang.

Penutupan sementara merupakan  hasil dari diskusi intens yang dilakukan PT TNG dengan dengan para OPD Pemerintah Kota Tangerang dan juga instansi-insansi terkait yang bertujuan agar terdapat ruang untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pada pedagang kaki lima di Kawasan Pasar Lama Kota Tangerang sembari melakukan penataan terhadap Kawasan tersebut.

Direktur PT TNG, Edi Chandra, menilai bahwa penutupan sementara tersebut sudah sesuai dengan instruksi yang diberikan pemerintah Kota Tangerang. Menurutnya, penutupan sementara ini merupakan tindak lanjut atas penetapan Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2022, tentang penugasan PT TNG untuk penataan dan pengelolaan Jalan Kisamaun, Jalan A. Damyati dan Jalan Kalipasir Indah. Terlebih lagi, penutupan tersebut diharapkan pula dapat menekan penyebaran covid 19.

Nantinya, setelah Kawasan Kuliner Pasar Lama Kota Tangerang ditutup, PT TNG akan melakukan percepatan penataan kawasan ini. Menurut Direktur PT TNG, permintaan PKL untuk berdagang di kawasan tersebut cukup tinggi, maka dari itu pihaknya akan melakukan upaya semaksimal mungkin dalam melakukan pembenahan di lokasi itu.

Demi merealisasikan upaya pembenahan di kawasan Jalan Kisamaun, Jalan A. Damyati, dan Jalan Kalipasir Indah, PT TNG akan membentuk suatu Kelompok Kerja (Pokja) yang fokus untuk mengawal penataan dan pengelolaan jalan tersebut.

Harapannya, dengan penataan yang akan dilakukan ini, kawasan Pasar Lama sebagai pusat kuliner Kota Tangerang, menjadi pusat kuliner yang aman, bersih, tertib dan nyaman. Maka dari itu, PT TNG membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari kalangan PKL dan masyarakat pengunjung.

Kota Tangerang Segera Gratiskan Tarif dan Perluas 4 Trayek Si Benteng

PT Tangerang Nusantara Global (TNG) segera menggratiskan tarif serta memperluas layanan trayek moda transportasi publik Si Benteng.

Direktur PT TNG Edi Candra mengatakan, digratiskannya tarif angkutan Si Benteng dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang.

“Jadi untuk semua segmen penumpang tarifnya digratiskan untuk pemulihan ekonomi,” ujarnya saat dihubungi, Kamis 30 September 2021.

Selain itu, kata Edi, pihaknya segera memperluas pelayanan Si Benteng dengan empat trayek baru.

Adapun empat trayek baru itu di antaranya Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR Gandasari, Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Gandasari, dan Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng.

“Perpanjangan jalur ataupun penambahan trayek baru ini untuk menjawab keluhan-keluhan. Jadi, masyarakat bisa mengakses Si Benteng yang nyaman dengan mudah dan murah,” jelasnya.

Edi menambahkan, terobosan pelayanan dengan menggratiskan tarif dan memperluas trayek itu akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

“Kami berharap, fasilitas Si Benteng yang sudah disiapkan ini dapat benar-benar dimaksimalkan masyarakat,” pungkasnya.

SUMBER : www.tangerangnews.com

http://tangerangnews.com/kota-tangerang/read/37016/Kota-Tangerang-Segera-Gratiskan-Tarif-dan-Perluas-4-Trayek-Si-Benteng